Postingan

Menampilkan postingan dengan label kampus

Riak-Riak Kerinduan Suasana Ruang Kelas di Tengah Pandemi

Gambar
Oleh: Sigit Beberapa bulan terakhir, seluruh dunia di gemparkan dengan adanya wabah yang sangat mengerikan. Wabah tersebut disebut dengan virus corona(covid-19). Virus ini berasal dari wuhan, salah satu kota di china yang kemudian menyebar ke seluruh penjuru dunia, termasuk negara Indonesia. Semua sektor menjadi dampak dari wabah tersebut, mulai dari sektor ekonomi, kesehatan dan juga pendidikan. Semua aktivitas di batasi guna untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, bahkan kota-kota yang dikategorikan kedalam zona merah di haruskan untuk melakukan lock down.  Mengingat hal tersebut, kemendikbud menginstruksikan kepada segenap lembaga pendidikan yang ada di Indonesia untuk menerapkan sistem pembelajaran online,  untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran covid-19.   Sistem pembelajaran online adalah sebuah formula atau metode yang di terapkan dalam perkuliahan yang menggunakan seperangkat teknologi komunikasi. Pembelajaran online bisa menggunakan a...

PKD Ke-XIX Lahirkan 24 Kader Baru

Gambar
Prosesi Pembaiatan PKD ke-XIX PMII UNZAH Genggong Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong Kraksaan Probolinggo menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-XIX dan telah dirampungkan pada 04/12/2020. Pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa-Jumat, 1-4 Desember 2020 yang bertempat di Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Maron Wetan. Peserta PKD ke-XIX berasal dari beberapa kampus dari luar daerah Probolinggo, yakni UNUSIDA, IAIS Lumajang, STIA Widiya Gama, STKIP PGRI Situbondo dan STIS DAFA Bondowoso. Ada sebanyak 24 orang peserta 9 diantaranya peserta exsternal/kampus luar. Malam penutupan kegiatan PKD ke-XIX juga dihadiri oleh jajaran Alumni PMII UNZAH dan PC. PMII Kabupaten Probolinggo, dan tamu dari beberapa Komisariat-Komisariat di tapal kuda. Dari 26 orang yang telah teregistrasi sebagai peserta hanya 24 orang yang dinyatakan lulus dan dibaiat sebagai Kader di PKD ke-XIX PMII UNZAH Genggong. Pengambilan sumpah ...

PR. M. Hatta Tingkatkan Solidaritas dengan The Movement Camp

Gambar
Pengrus Rayon (PR) M. Hatta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong melaksanakan kegiatan The Movement Camp (TMP) di Pantai Duta-Paiton Probolinggo. Rabu (28/01/2020). Kegiatan The Movement Camp ini diikuti oleh pengurus dan anggota dari Rayon M. Hatta dari berbagai angkatan, diantaranya angkatan 17, 18, dan 19. "Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dan diikuti sahabat-sahabati dari pengurus dan anggota Rayon M. Hatta dari angkatan 17, 18, dan 19" tutur sahabat Danil sebagai ketua pelaksana kegiatan. Selain itu, Ketua Rayon M. Hatta sahabati Sisi Nora Viara memaparkan kegiatan ini untuk meningkatkan solidaritas antar pengurus dan anggota di Rayon M. Hatta dan juga diselingi diskusi pergerakan. "Kami melaksanakan ini untuk meningkatkan solidaritas antar pengurus dan anggota rayon M. Hatta dan juga di selingi diskusi santai mengenai pergerakan. Kegiatannya lebih ke have fun karena ada outbondnya" ...

Mahasiswa Bebas Mengambil Kegiatan di Luar Program Studi

Gambar
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk mengambil kegiatan di luar program studi (prodi) hingga tiga semester. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat memiliki kebebasan menentukan rangkaian pembelajaran mereka, sehingga tercipta budaya belajar yang mandiri, lintas disiplin, dan mendapatkan pengetahuan serta pengalaman yang berharga untuk diterapkan. "Menurut saya, dari semua kebijakan, ini adalah yang paling penting. Karena dampaknya untuk negara kita, saya rasa bisa dirasakan secara cepat, secara riil, dan secara masif," disampaikan Mendikbud di depan peserta Rapat Koordinasi Pendidikan Tinggi, di Gedung D, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Jumat (24/1/2020). Beragam kegiatan yang bisa dilakukan mahasiswa di luar prodinya di antaranya magang atau praktik kerja di industri atau organisasi nonprofit, pertukaran pelajar, pengabdian masyarakat, terlibat dalam...

Akreditasi Perguruan Tinggi Bisa Dilakukan Sukarela

Gambar
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar bagi pendidikan tinggi yang bertajuk "Kampus Merdeka". Salah satu kebijakan yang diatur adalah mengenai akreditasi perguruan tinggi (PT). Akreditasi PT yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) akan diperbaharui secara otomatis setiap lima tahun. Selain itu, perguruan tinggi yang terakreditasi B atau C dapat mengajukan kenaikan akreditasi kapanpun secara sukarela. “Sekarang re-akreditasi sifatnya sukarela, artinya bagi yang siap naik akreditasi, misalnya dari akreditasi B ke A maka dia yang akan diprioritaskan, jadi sifatnya adalah sukarela," disampaikan Mendikbud Nadiem Anwar Makarim dalam rapat koordinasi kebijakan pendidikan tinggi (Dikti) di Jakarta, Jumat (24/1/2020). Perubahan kebijakan lainnya dalam akreditasi adalah adalah pemberian akreditasi A bagi prodi yang mendapatkan akreditasi internasional yang ditetapk...

Perguruan Tinggi Dituntut Berbenah

Gambar
Foto Kemendikbud Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim meyakini bahwa perguruan tinggi memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul di Indonesia. Menurutnya, setelah meraih gelar sarjana, para lulusan S-1 akan langsung menghadapi tantangan di dunia kerja. "Maka inilah saatnya kita tingkatkan kualitas lulusan S-1 kita," ajak Mendikbud Nadiem Anwar Makarim saat menjelaskan tentang kebijakan "Merdeka Belajar:Kampus Merdeka" di Auditorium Dikti, Gedung D Lantai 2, Kantor Kemendikbud (24/01). Mendikbud mengatakan, sebagai ujung tombak penyiapan SDM, sudah semestinya perguruan tinggi terus bergerak dan berbenah dalam memperkuat bekal para sarjana di Indonesia sesuai dengan perkembangan zaman. "Perguruan tinggi harus lebih cepat berinovasi dibandingkan jalur pendidikan lainnya karena harus adaptif dan berubah dengan lincah menyesuaikan dengan kebutuhan di dunia kerja," tu...

Kampus Merdeka; 4 Kebijakan Mendikbud untuk Perguruan Tinggi

Gambar
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim kembali meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar. Diberi tajuk Kampus Merdeka, kali ini, terdapat empat penyesuaian kebijakan di lingkup pendidikan tinggi. "Kebijakan Kampus Merdeka ini merupakan kelanjutan dari konsep Merdeka Belajar. Pelaksanaannya paling memungkinkan untuk segera dilangsungkan, hanya mengubah peraturan menteri, tidak sampai mengubah Peraturan Pemerintah ataupun Undang-Undang," disampaikan Mendikbud dalam rapat koordinasi kebijakan pendidikan tinggi di Gedung D kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Kebijakan pertama adalah otonomi bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS) untuk melakukan pembukaan atau pendirian program studi (prodi) baru. Otonomi ini diberikan jika PTN dan PTS tersebut memiliki akreditasi A dan B, dan telah melakukan kerja sama dengan organisasi dan/atau universitas yang masuk dalam QS Top 100 World Universities. Pengecualian berlaku ...

Kopi Rakyat Jadi Tempat Sharing Eman Hermawan

Gambar
Kopi Rakyat salah satu tempat ngopi para mahasiwa di Kraksaan menjadi tempat singgah Mantan Ketua Umum Garda Bangsa. Eman Hermawan merupakan Aktivis PMII Jogjakarta yang terbang ke Jakarta dan menjadi Ketua Umum Garda Bangsa menggantikan Imam Nachrowi. Kedatangan Eman Hermawan menjadi warna sendiri bagi pemilik cafe Kopi Rakyat. Orang yang telah melalang buana sudi ngobrol dan sharing di Kopi Rakyat. “Saya tidak menyangka, dia mau duduk sambil diskusi dengan pemuda Probolinggo di cafe Kopi rakyat ini” ungkap Cipto pemilik Cafe Kopi Rakyat. Dalam sharing tersebut dapat ditarik benang merah bahwa seorang harus punya nyali dalam menjalankan kehidupan “kalian akan sukses, jika kalian punya nyali. Ilmu saja tidak cukup untuk menjadi orang sukses” tegas Eman saat memberi wejangan ke Pemuda Probolinggo yang berkumpul di Kopi Rakyat, Kraksaan (20/01). “Coba kalian berkaca di cermin dan katakan impian kalian secara mantap, pasti itu akan menjadi kenyataan. Jangan pernah mensabotase...

Dilantik, PC PMII Probolinggo Kecam PB PMII

Gambar
Prosesi Pelantikan PC. PMII Probolinggo Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Probolinggo Periode 2019-2020 sudah sah dilantik sebagai pengurus, Senin (27/1/2020). Pelantikan digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Wijaya, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Pelantikan berlangsung khidmat, hingga sampai pada sambutan sahabat Sholehuddin sebagai Ketua Umum (Ketum) PC PMII Probolinggo yang membuat sahabat-sahabati yang hadir kaget. Sebab dalam sambutannya menyatakan kekecewaan kepada Pengurus Besar (PB) PMII. "Secara terbuka saya sampaikan sangat kecewa kepada Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII)" tegas Sholehuddin. Kekecewaan tersebut dilandasi dengan beberapa alasan yang juga disampaika  saat wawancara dengan Ketum PC PMII Probolinggo. “Ada beberapa alasan yang sangat kami (PC. PMII; Red) sayangkan kan. Pertama; Agenda PB PMII tidak sesuai harapan Pengurus Cabang khususnya PC PMII Probolinggo seperti mu...

PR. Az-Zamani, Al-Irsyad dan Moh. Hatta PMII INZAH Genggong Gelar MAPABA

Gambar
Pengurus Rayon Az-Zamani, Al-Irsyad dan Moh. Hatta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong menggelar pelatihan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) di Kantor Desa Suko Kecamatan Maron. Rabu (11/12/19). MAPABA mengangkat tema: Militansi Kader PMII sebagai Pembentukan Jati Diri. Masa Penerimaan Anggota Baru ini akan berlangsung mulai Jumat (11/12/19) hingga Jumat (13/12/19). Kegiatan ini merupakan proses kaderisasi formal pertama untuk calon anggota baru di PMII. "Pelatihan ini adalah proses kaderisasi formal pertama yang ada di PMII, sebagai gerbang awal calon anggota baru untuk menjadi bagian dari organisasi yang sangat besar, tentu kami sebagai pengurus komisariat berharap calon anggota baru ini dapat menjadi awal pengabdian bagi kalian dan kita semua" tutur Sahabat Husen Komisariat PMII INZAH Genggong. Salah satu tujuan dilaksanakannya pelatihan ini agar sahabat-sahabati peserta dapat menjadi anggota yan...

Jadilah Kaum Terdidik jangan Kaum yang Tertindas

Gambar
Potret Mahasiswa Baru untuk mendaftar PK2MB Perhelatan Akbar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) sebagai momen berharga dan proses orientasi bagi mahasiswa baru agaknya akan segera dilaksanakan di kampusku, siang tadi tak sengaja saya ke kampus datang untuk sekedar jalan dan melihat situasi. Riuhnya mahasiswa baru terlihat mondar mandir di teras akademik yang punuh dengan aura semnagat mendaftarkan diri untuk mengikuti momen berharga itu selama menjadi mahasiswa. Mahasiswa adalah kaum terdidik, mandiri dan sudah dianggap mampu untuk menentukan pilihannya sendiri. Namun jangan heran kalian (Mahasiswa baru) terkadang bukan lagi seperti hal di atas, justru kalian menjadi kaum terindas. Mungkin kalian akan bertanya siapa yang akan menindas dan seperti apa bentuk penindasannya.? Iya, kalian akan menjadi kaum tertindas ketika pikiran kalian telah dikerdilakan oleh kekuasaan atau orang-orang yang mempunyai kekuasaan. Yang semulanya kalian berpikir mahasiwa ...

PK2MB 2019 Mungkinkah Masih seperti Kemarin?

Gambar
Di kampusku sudah mulai ramai dengan mahasiswa baru, momen pendaftran telah selesai dan tes masuk sudah keluar pengumuman. Tinggal satu momen yang akan menjadi paling berkesan bagi kalian mahasiswa baru. Apa itu...? Pengenalan tentang hal-hal yang luar biasa dari kampus yang kamu pilih. Karena tidak mungkin dikenalkan kepada kalian yang sebetulnya penuh dengan keburukan. Momen yang dikenal sangat berkesan itu ternyata tidak menjadi berkesan di kampusku. Kenapa begitu...? Kerena selama tiga tahun berlangsung, Kampus telah mengambil alih kekuasaan untuk menguasai masa pengenalan itu. Diambil alihlah kepanitiaan masa orientasi tersebut oleh para dosen dan karyawan yang ada di kampus. Sungguh sangat lucu bagi saya yang sudah mengalami hal tersebut. Mungkin kalian mahasiswa baru akan berfikir bahwa masa pengenalannya akan bertatapan dengan kakak tingakatnya (Senior) di kampusnya. Namun semua itu akan hanya menjadi angan, dan semula yang kau anggap akan menjadi berekesan tern...

Senat Mahasiswa INZAH Genggong Gelar Kongres Organisasi Mahasiswa

Gambar
Senat Mahasiswa (SEMA) Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan (INZAH) Genggong periode 2018-2019 gelar Kongres Organisasi Mahasiswa di Aula Kampus INZAH Genggong. Senin (29/07/2019). Kongres Organisasi Mahasiswa berlangsung selama dua hari. Senin (29/07/2019) samapai Selasa (30/07/2019). Kegiatan ini diikuti seluruh pimpinan organisasi intra kampus (OMIK), pimpinan unit kegiatan mahasiswa (UKM), dan partai politik mahasiswa (PPM) INZAH Genggong. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, bahwa hukum harus menjadi pijakan utama dalam tata laksana organisasi mahasiswa. "Kongres ini tidak lain untuk menyadarkan kita semua bahwa hukum harus menjadi pedoman atau pijakan dalam tata laksana organisasi yang ada di kampus kedepan" tegas Eko Cahyono sebagai ketua SEMA INZAH Genggong. Eko Cahyon juga memaparkan bahwa aturan yang disidangkan dalam kongres ini tidak lain untuk acuan OMIK INZAH Genggong periode selanjutnya dan pesta demokrasi atau pemi...

Faktor Kuliahmu Membosankan

Gambar
Mendapat kesempatan kuliah di Perguruan Tinggi (PT) adalah hal yang sangat luar biasa. Kebayang dari mulai pendaftaran sampai tes untuk masuk. Namun, apa jadinya jika kuliah yang kamu jalani menjadikan kebosanan. Ternyata kuliah yang kamu jalani tidak cukup hanya dengan modal semangat, perlu tekad yang kuat dan perencanaan jangka panjang yang matang. Bekerja atau melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, ini juga harus jadi perhatian mulai sejak kalian menjadi mahasiswa. Berikut hal-hal yang membuat perkuliahanmu membosankan: 1. Tidak adanya tujuan yang jelas Perlunya perencanaan tujuan dari kuliah kalian, apa yang menjadi tujuan utama kalain kuliah. Karena tujuan ini menjadi acuan kalian dalam menjalani proses perkuliahannya, jika kalian sudah tak menemukan arah maka disitu akan muncul rasa kebosanan. 2. Salah memilih Jurusan Hal ini biasanya sering dialami oleh mahasiswa setelah masa pertengahan proses perkuliahan, maka dari itu sebelum kalian masuk di pe...

Tuntutan untuk Gila Membaca

Gambar
Membaca adalah proses melatih diri untuk mendapatkan banyak pengetahuan baru, karena dengan membaca apa yang kita tidak ketahui bisa kita ketahui. Mungkin secara    dangkal penulis bisa mengartikan seperti itu. Biasanya ketika kita menjadi seorang mahasiswa selalu dituntut untuk membaca buku, baik oleh kakak tingkat (Senior) atau dosennya. Kenapa kira-kira budaya membaca itu sangat melekat betul dengan dunia mahasiswa...? Tuntutan itu seakan menjadi kewajiban bagi seseorang yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, karena dunia perkuliahan sangat berlawanan dengan dunia pendidikan di masa SMA ke bawah. Kalau di saat masih menjadi siswa kalian banyak mendengar pelajaran dari seorang guru yang memberikan pelajaran kepada muridnya, namun pada dunia perkuliahan seorang mahasiswa dituntut mencari bahan pelajarannya sendiri dengan menyampaikan di depan dosennya. Jadi sangat jelas bahwa membaca harus menjadi tuntutan bagi kalian seorang mahasiswa. Bagaiama...

Pemikiran Kritis Mahasiswa Harus Disyukuri Bukan Dibungkam dan Ditakuti

Gambar
Mahasiswa merupakan fase tertinggi dari rantai makanan dalam dunia pendidikan. Maksudnya, Mahasiswa merupakan tahapan tertinggi dibanding jenjang pendidikan lainnya. sebagai individu yang berada pada puncak rantai makanan, Mahasiswa memiliki kebebasan dalam menentukan sikap, kebebasan berpendapat, kebebasan berkarya. Karena identik dengan hal seperti itu, mahasiswa dituntut untuk menjadi mesin gerak perubahan sosial dan pengontrol gerak cepat dinamis yang terjadi di kehidupan masyarakat. Tentu itu adalah tanggung jawab berat yang harus dilakukan oleh mahasiswa. Sering kita dengar bahwasanya "seorang pemuda (mahasiswa) bukan hanya generasi penerus dan peniru". Poin dari pribahasa itu merefleksikan bahwa mahasiswa mempunyai tanggung jawab lebih untuk menciptakan kreativitas yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Maka patut kiranya mahasiswa harus dibekali metodologi berpikir untuk mencapai satu titik solusi dalam menghadapi persolan sosial. Sehingga denga...

Pendidikan Layaknya Bank

Gambar
Foto ini diambil dari fokusjabar.com Pendidikan di Negara ini telah banyak bergeser dari makna sejatinya, hakikatnya pendidikan bertujuan untuk memanusiakan manusi (Humanisme). Dengan makna itu, tentu pendidikan harus menjadikan manusia menjadi manusiawi. Namun, realitas pendidikan kita hari ini telah terjerumus dengan nilai-nilai dehumanisasi. Esensi dari sejatinya manusia diciptakan untuk menjadi pelaku di muka bumi ini telah sedikit terkikis karena adanya pendidikan yang bersifat doktrinasi. Hanya dijadikan sebuah objek, tidak dibentuk menjadi subyek. Manusia yang mengenali denagn kondisi sosial ataupun alam semesta sebagai objek yang real, harus mampu menjadi pelaku yang memandang secara kritis dengan sumber daya manusia yang memadai. Hal itu menjadi terbalik karena pendidikan tidak lagi melahirkan pelajar sebagai subyek tapi hanya dibentuk menjadi obyek. Proses inilah yang terjadi pada pendidikan. Realisasi pendidikan mengarahkan seorang murid hanya dibentuk seb...

Perenungan

Gambar
Mahasiswa adalah budak pe rkuliahan , dan perbudakan itu mengisi hari-harinya dengan penjinakan dan kedengkian, membanjiri setiap tahunnya air mata dan kesedihan yang mendalam dari mahasiswanya dan keluarganya akibat selama proses perkuliahannya dirasanya tidak mendapatkan apa-apa kecuali dirinya sudah terjangkit jiwa teknokrat, dan orang tuanya telah menjadi manusia yang tak berujung-pangkal akibat seringnya memenuhi kebutuhan-kebutuhan palsu anaknya selama proses perkuliahannya.  Telah kumasuki pintu gerbang yang besar itu, halaman yang luas itu, dan kuperhatikan pamflet-pamflet yang besar yang sejatinya hanya untuk melancarkan kepalsuan dalam pendidikan dan kebanyakan hanya berisi pencitraan. Telah kumasuki pula gedung-gedung yang megah itu dan akupun membaur di dalamnya. Kudapati mahasiswa tunduk kepada para dosennya, para dosennya tunduk kepada wakil rektor kurikulum dan kemahasiswaan, wakil rektor kurikulum dan kemahasiswaan tunduk kepada rektor, dan rektornya ...