Tuntutan untuk Gila Membaca
Membaca
adalah proses melatih diri untuk mendapatkan banyak pengetahuan baru, karena
dengan membaca apa yang kita tidak ketahui bisa kita ketahui. Mungkin secara dangkal penulis bisa mengartikan seperti itu.
Biasanya
ketika kita menjadi seorang mahasiswa selalu dituntut untuk membaca buku, baik
oleh kakak tingkat (Senior) atau dosennya. Kenapa kira-kira budaya membaca itu sangat
melekat betul dengan dunia mahasiswa...?
Tuntutan
itu seakan menjadi kewajiban bagi seseorang yang menempuh pendidikan di
perguruan tinggi, karena dunia perkuliahan sangat berlawanan dengan dunia pendidikan
di masa SMA ke bawah. Kalau di saat masih menjadi siswa kalian banyak mendengar
pelajaran dari seorang guru yang memberikan pelajaran kepada muridnya, namun
pada dunia perkuliahan seorang mahasiswa dituntut mencari bahan pelajarannya
sendiri dengan menyampaikan di depan dosennya. Jadi sangat jelas bahwa membaca
harus menjadi tuntutan bagi kalian seorang mahasiswa.
Bagaiaman
kira-kira calon mahasiswa baru sudah siap menjadi mahasiswa yang benar-benar
mahasiswa...?. Tantangan menjadi seorang mahasiswa tidak hanya pada apa yang
penulis tulis di atas, hal itu hanya gambaran kecil dalam kegiatan mahasiswa.
Biasanya
kalian akan disibukkan dengan tugas setiap dosennya, belom lagi mahasiswa butuh
terhadap organisasi untuk belajar hal yang ada di luar perkuliahan karena bagi
seorang mahasiswa kuliah saja itu tidak cukup.
Berbicara
tentang kebutuhan terhadap organisasi biasanya mahasiswa tidak terlalu
memberikan perhatian terhadap hal tersebut, karena biasanya mahasiswa tidak mau
lagi ribet tentang hal itu dan menganggap organisasi tidak penting. Padahal organ
mahasiswa sangat mendukung proses perkuliahan, bahkan mahasiswa akan belajar
banyak hal yang ada di luar perkuliahan dari organisasi.
Bagi kalian
mahasiswa atau calon mahasiswa. Kalian memang dituntut menjadi segala-galanya maka
dari itu harus gila. Heheheeh... Tapi jangan putus asa teruslah belajar, karena
dengan belajar kalian akan berpikir. Jangan hanya mendambakan ijazah, karena ijazahmu terkadang tidak sesuai dengan isi otakmu. Biar tidak malu berproseslah dengan
sungguh-sungguh karena hasil tidak akan pernah menghianati proses.

Komentar
Posting Komentar