Postingan

Jadilah Kaum Terdidik jangan Kaum yang Tertindas

Gambar
Potret Mahasiswa Baru untuk mendaftar PK2MB Perhelatan Akbar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) sebagai momen berharga dan proses orientasi bagi mahasiswa baru agaknya akan segera dilaksanakan di kampusku, siang tadi tak sengaja saya ke kampus datang untuk sekedar jalan dan melihat situasi. Riuhnya mahasiswa baru terlihat mondar mandir di teras akademik yang punuh dengan aura semnagat mendaftarkan diri untuk mengikuti momen berharga itu selama menjadi mahasiswa. Mahasiswa adalah kaum terdidik, mandiri dan sudah dianggap mampu untuk menentukan pilihannya sendiri. Namun jangan heran kalian (Mahasiswa baru) terkadang bukan lagi seperti hal di atas, justru kalian menjadi kaum terindas. Mungkin kalian akan bertanya siapa yang akan menindas dan seperti apa bentuk penindasannya.? Iya, kalian akan menjadi kaum tertindas ketika pikiran kalian telah dikerdilakan oleh kekuasaan atau orang-orang yang mempunyai kekuasaan. Yang semulanya kalian berpikir mahasiwa ...

PK2MB 2019 Mungkinkah Masih seperti Kemarin?

Gambar
Di kampusku sudah mulai ramai dengan mahasiswa baru, momen pendaftran telah selesai dan tes masuk sudah keluar pengumuman. Tinggal satu momen yang akan menjadi paling berkesan bagi kalian mahasiswa baru. Apa itu...? Pengenalan tentang hal-hal yang luar biasa dari kampus yang kamu pilih. Karena tidak mungkin dikenalkan kepada kalian yang sebetulnya penuh dengan keburukan. Momen yang dikenal sangat berkesan itu ternyata tidak menjadi berkesan di kampusku. Kenapa begitu...? Kerena selama tiga tahun berlangsung, Kampus telah mengambil alih kekuasaan untuk menguasai masa pengenalan itu. Diambil alihlah kepanitiaan masa orientasi tersebut oleh para dosen dan karyawan yang ada di kampus. Sungguh sangat lucu bagi saya yang sudah mengalami hal tersebut. Mungkin kalian mahasiswa baru akan berfikir bahwa masa pengenalannya akan bertatapan dengan kakak tingakatnya (Senior) di kampusnya. Namun semua itu akan hanya menjadi angan, dan semula yang kau anggap akan menjadi berekesan tern...

Senat Mahasiswa INZAH Genggong Gelar Kongres Organisasi Mahasiswa

Gambar
Senat Mahasiswa (SEMA) Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan (INZAH) Genggong periode 2018-2019 gelar Kongres Organisasi Mahasiswa di Aula Kampus INZAH Genggong. Senin (29/07/2019). Kongres Organisasi Mahasiswa berlangsung selama dua hari. Senin (29/07/2019) samapai Selasa (30/07/2019). Kegiatan ini diikuti seluruh pimpinan organisasi intra kampus (OMIK), pimpinan unit kegiatan mahasiswa (UKM), dan partai politik mahasiswa (PPM) INZAH Genggong. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, bahwa hukum harus menjadi pijakan utama dalam tata laksana organisasi mahasiswa. "Kongres ini tidak lain untuk menyadarkan kita semua bahwa hukum harus menjadi pedoman atau pijakan dalam tata laksana organisasi yang ada di kampus kedepan" tegas Eko Cahyono sebagai ketua SEMA INZAH Genggong. Eko Cahyon juga memaparkan bahwa aturan yang disidangkan dalam kongres ini tidak lain untuk acuan OMIK INZAH Genggong periode selanjutnya dan pesta demokrasi atau pemi...

Membaca Buku-buku Kiri Bukan Aliran Radikal

Gambar
Probolinggo dihebohkan dengan dua mahasiswa dari komunitas Vespa Literasi yang diamankan Polisi setelah ditemukan membawa buku biografi Dipa Nusantara (DP) Aidit, buku ini ditemukan saat komunitas Vespa Literasi menggelar lapak baca buku gratis di Alun-Alun Kraksaan. Keduanya diamankan pada Sabtu (27/07/2019). Hal ini membuat penulis tertarik untuk membahasnya, kita ketahui bersama bahwa Dipa Nusantara Aidit adalah pemimpin senior partai kominis indonesia. Organisasi ini telah dilarang di indonesia, lantas apakah ketika seseorang membaca buku yang ada kaitannya dengan hal tersebut menjadi permasalahan hukum. Lebih parah lagi ketika orang yang membaca buku tersebut dianggap orang radikal atau bahkan kriminal. Jika betul orang yang membaca buku-buku kiri dianggap radikal, bagaimana nasib budaya literasi kita terutama dampaknya terhadap mahasiswa. Ketidak dewasaan lagi-lagi dipertontonkan dengan pemberantasan buku yang mana buku tersebut berfungsi sebagia media agar kita m...

Selamat Hari Lahir Sang Pendekar Pena Mahbub Djunaidi

Gambar
Tepat pada tanggal 27 Juli ini, merupakan hari lahir seorang penulis ternama, aktivis, sastrawan yakni sahabat Mahbub Djunaidi ke-85 tahun lalu. Ia menuangkan banyak tulisannya dengan sangat luar biasa, tak salah jika orang menjulukinya sebagai pendekar pena dari Betawi. Mahbub Djunaidi lahir dari kalangan tokoh NU dari pasangan KH. Moh. Djunaidi dan Muschsinati pada tahun 1933. Dalam perjalanan hidupnya ayah dari seorang Mahbub rajin mengikuti Muktamar mulanya sejak Muktamar ke-4 di Semarang pada tahun 1929. Jadi sudah tak heran, jika Mahbub selalu ada di badan semi otonom dari NU. Ia mulai memasuki Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama saat ia menpuh pendidikan di Budi Utomo. Kemudia Ia juga menjadi ketua umum pertama salah satu organisasi terbesar yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. Tentu masih banyak pengabdian beliau di bawah NU. Selain aktif di beberapa banom NU, ia juga banyak menuliskan buku yang sampai pada hari ini karyanya masih kita baca. Sehingga dari ...

Faktor Kuliahmu Membosankan

Gambar
Mendapat kesempatan kuliah di Perguruan Tinggi (PT) adalah hal yang sangat luar biasa. Kebayang dari mulai pendaftaran sampai tes untuk masuk. Namun, apa jadinya jika kuliah yang kamu jalani menjadikan kebosanan. Ternyata kuliah yang kamu jalani tidak cukup hanya dengan modal semangat, perlu tekad yang kuat dan perencanaan jangka panjang yang matang. Bekerja atau melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, ini juga harus jadi perhatian mulai sejak kalian menjadi mahasiswa. Berikut hal-hal yang membuat perkuliahanmu membosankan: 1. Tidak adanya tujuan yang jelas Perlunya perencanaan tujuan dari kuliah kalian, apa yang menjadi tujuan utama kalain kuliah. Karena tujuan ini menjadi acuan kalian dalam menjalani proses perkuliahannya, jika kalian sudah tak menemukan arah maka disitu akan muncul rasa kebosanan. 2. Salah memilih Jurusan Hal ini biasanya sering dialami oleh mahasiswa setelah masa pertengahan proses perkuliahan, maka dari itu sebelum kalian masuk di pe...

PK. PMII STIH ZAHA Genggong Gelar Pelatihan Kader Dasar (PKD)

Gambar
Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan Genggong menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) di Kantor Desa Krejengan. Jumat (19/07/19). PKD mengangkat tema: Mengukuhkan Semangat dan Militansi Ber-PMII yang Berintlektual dan Bertanggung Jawab dalam Berorganisasi. Pelatihan Kader Dasar ini berlangsung mulai Jumat (19/07/19) hingga Ahad (22/07/19). Kegiatan ini merupakan proses kaderisasi formal ke dua di PMII. "Pelatihan ini adalah proses kaderisasi formal ke dua setelah MAPABA yang ada di PMII, tentu kami sebagai pengurus melaksanakan ini dengan sungguh-sungguh sehigga dapat menjadi jembatan kaderisasi bagi sahabat-sahabati peserta" tutur Sahabat Fauzan Ketua Komisariat PMII STIH ZAHA Genggong. Salah satu tujuan dilaksanakannya pelatihan ini agar sahabat-sahabati peserta PKD dapat melanjutkan prosesnya di PMII. "Kami berharap seluruh peserta PKD betul-betul serius mengikuti kegiatan ini, karena kegia...