Postingan

Negara Harus Tegas Memberantas Pelaku Terorisme

Gambar
" T erorisme tak cuma membunuh manusia melainkan matinya nilai-nilai kemanusian , Bukan hanya melukai tubuh belaka tapi juga mencederai jiwa dan raga , Membuat yang berfikiran terbuka jadi curiga, mematahkan banyak hati yang hidup bersama" Itulah ungkapan najwa shihab untuk aksi terorisme . Saat ini, penggambaran majas diatas   jelas menggambarkan tragedi kemanusiaan di belahan dunia manapun, termasuk hari ini di bumi Pertiwi, sudah memberi sinyal yang sangat kuat terhadap aksi-aksi terorisme, Negara harus ambil sikap yang tegas, tiada warga yang akan melarang ketegasan Negara dalam hal ini, bahkan ini akan memberikan sudut pandang yang positif kepada Pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab kepada Masyarkat.   Akhir-akhir ini sering terjadi aksi teror yang berkedok Agama   seperti peristiwa yang beruntutan pekan lalu terjadi rentetan aksi teror, mulai dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, pengeboman gereja santa maria di Surabaya, hingga pengeboma...

4 OKP di Probolinggo bentuk Aliansi Pemuda Basmi Terorisme (APBT)

Gambar
Saat Massa Aksi menutup Jalan Raya Terjadinya bom bunuh diri di Surabaya kemaren, terus menjadi perhatian Publik. Rabu siang 16/05/2018 Aliansi Pemuda Basmi Teroris (APBT) di Probolinggo menggelar Aksi damai untuk menjadi tanda bahwa Rakyat Indonesia tidak takut melawan terorisme. Aksi itu digelar di pertigaan King (Jalan Gatot Subroto) Kota Prpbolinggo dengan massa aksi dari 4 OKP yang terdiri dari Pergerakan Mahasisa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasisa Islam (HMI), Ikatan Mahasisa Muhammadiyah (IMM) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Saudara Guntoro Putra yang menjadi Koordinator Lapangan (KORLAP) pada aksi tersebut, menyampaikan tujuan diadakannya aksi turun jalan itu. Dia mengungkapkan Meminta kepada semua elemin   Masyarakat Indonesia khususnya Masyarakat Probolinggo untuk tidak menyebarkan konten Video dan Gambar kerusakan akibat aksi Teror. Teatrikal sebagai bentuk perlawanan kepada pelaku terorisme di sela-sela Aksi “Ak...

Sikap Tegas Ketua Rayon M. Hatta PMII INZAH Genggong atas terjadinya Aksi Teror di Surabaya

Gambar
  Muhammad Husen Taufik Ketua Rayon M. Hatta (Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam) Pergerakan Mahasisa Islam Indoneisa (PMII) Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong, memberikan sikap tegas terhaap Aksi Bom Bunuh Diri yang   terjadi di Surabaya. Ketua Rayon M. Hatta (Sahabat Muhammad husen Taufik) mengatakan, Aksi   teror tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena akan berakibat pada keberagaman dan mengganggu keamanan Bangsa Indonesia, terbukti   ketika Aksi Terorisme terjadi Masyarakat begitu terganggu dengan kejadian tersebut, tidak hanya pada Sosial Masyarakat tetapi persepsi-persepsi juga muncul melalui Media Cetak maupun Online. “Aksi Terorisme tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena berdampak pada pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), keberagaman bangsa ini seharusnya bisa menjadi satu kesatuan untuk terciptanya kerukunan Berbangsa dan Bernegara, maka dari itu pelaku teror harus diusut tuntas oleh pihak yang berwajib, sehi...

Wujud Nyata Gerakan “PMII” untuk Bangsa

Gambar
Oleh: Lina Fajariyah (kader PMII INZAH) Dalam sejarah perjuangan dan perubahan sosial tidak akan terlepas dengan adanya suatu gerakan sosial   yang menyertainya. Adanya Gerakan sosial ataupun gerakan kolektif menjadi tonggak dan isntrumen untuk terjadinya   suatu perubahan sosial yang di kehendaki, diharapkan dan di cita-citakan secara bersama sehingga membentuk suatu peradaban yang berdasarkan pada semangat kemanusian, semangat keadilan dan semangat kesejahteraan. Jadi, sangat wajar dan sudah lazim, jika gerakan sosial yang notabennya sebuah gerakan Rakyat menempati posisi yang sangat strategis untuk mengambil peran dan ikut andil dalam menyelesaikan segala persoalaan dan permaslahaan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Sederhananya, gerakan sosial atau gerakan kolektif sangat erat berkaitan dengan adanya sebuah permasalahan, dalam artian bahwasanya munculnya gerakan sosial di sebabkan adanya sebuah permasalahan yang tengah berkembang yang mengharuskan gerakan...

Analisa Diri sebagai Pembedah Hidup

Gambar
Oleh : Fathol Arifin (Biro Kaderisasi dan Keilmuan Rayon Az-Zamani)  Setiap manusia adalah makhluk yang bisa berfikir, bertindak dan merefleksikan diri dengan apa yang telah ia lakukan, namun tidak semua manusia memiliki motivasi dan keyakinan diri untuk berkembang, gerak dinamis manusia selalu diawali dari dinamisasi individu yang dipengaruhi oleh ruang dan waktu dimana manusia itu berintraksi dengan sosial. Dalam pembahasan ini penulis akan mengulas terkait dengan Analisa Diri (ANDIR) yang mana ini akan berkaitan langsung dengan diri Manusia, ANDIR terdiri dari dua kata yaitu Analisa dan Diri, Analisa yang berarti meneliti, intropeksi atau dalam bahasa Arabnya muhasabah, sedangkan diri berarti Aku, ego, saya dan lain sebaginya. Dari dua arti kata tersebut dapat penulis ambil pengertian bahwa Analisa Diri adalah proses yang dilakukan secara sadar tanpa interpensi dan tekanan untuk meneliti, memahami diri sendiri. Menganalisa atau meneliti diri itu penting b...