Sikap Tegas Ketua Rayon M. Hatta PMII INZAH Genggong atas terjadinya Aksi Teror di Surabaya



 
Muhammad Husen Taufik

Ketua Rayon M. Hatta (Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam) Pergerakan Mahasisa Islam Indoneisa (PMII) Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong, memberikan sikap tegas terhaap Aksi Bom Bunuh Diri yang  terjadi di Surabaya.

Ketua Rayon M. Hatta (Sahabat Muhammad husen Taufik) mengatakan, Aksi  teror tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena akan berakibat pada keberagaman dan mengganggu keamanan Bangsa Indonesia, terbukti  ketika Aksi Terorisme terjadi Masyarakat begitu terganggu dengan kejadian tersebut, tidak hanya pada Sosial Masyarakat tetapi persepsi-persepsi juga muncul melalui Media Cetak maupun Online.

“Aksi Terorisme tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena berdampak pada pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), keberagaman bangsa ini seharusnya bisa menjadi satu kesatuan untuk terciptanya kerukunan Berbangsa dan Bernegara, maka dari itu pelaku teror harus diusut tuntas oleh pihak yang berwajib, sehingga keamanan Bangsa ini betul-betul terjaga ” tegas Husen.

Sebagai Organisasi Kaderisasi dengan paham Ahlussunnah Wal Jamaah, dan NKRI sebagai ideologi bangsa Indonesia  Ketua Rayon M. Hatta juga memberikan pandangan tentang paham-paham Radikalisme dan Libralisme yang terjadi di era sekarang, karena adanya paham-paham itu mendorong terjadinya aksi teror tersebut.

“Kami sebagai Kader PMII tentu sangat menyayangkan aksi terorisme yang hanya berpikir dangkal tentang Jihad, berbeda dari zaman masa peperangan perjuangan sarung santri yang menghadapi belanda masa itu benar-benar jihad, siap mati bukan hanya siap perang  demi kemerdekaan Indonesia, berbeda dengan jihad yang terjadi beberapa dekade ini hanyah jihad yang berangkat dari paham-paham Radikalisme dan Libralisme” sekilas pandangan Sahabat Husen terkait terjadinya Bom Bunuh diri tersebut.

Sahabat Husen juga berharap kejadian itu menjadi evaluasi besar terhadap Bangsa yang sangat beragam, dan Kampus-kampus juga lebih memberikan ruang gerak untuk PMII, karena PMII menjadi benteng dalam menjaga keutuhan Bangsa dari paham-paham Radikalisme dan Libralisme.

#kamitidaktakut
#prayforSurabaya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesan-pesan Tersirat Pagelaran Harlah PMII di Probolinggo

Peringati Hari Ketujuh Wafatnya Almarhumah Nyai Hj Azizah Aziziyah Saifourridzal, PMII Gandeng TANASZAHA dan ORMAWA Gelar Do'a Bersama

Satukan Persepsi Warna-Warni Kader 2021, Ketiga Rayon Adakan Seminar Keorganisasian